Selasa, 08 Agustus 2017

Pelatihan Pembuatan Selai Semangka dan Permen Kulit Semangka


Pengelolaan produk makanan dari hasil pertanian adalah proses dan metode yang digunakan untuk mengubah hasil pertanian menjadi produk jadi. Pengelolaan tersebut berguna untuk memperpanjang masa simpannya. Memang tidak semua hasil pertanian diolah terlebih dahulu untuk mendapatkan cita rasa terbaiknya. Tetapi sebagian besar bahan makanan harus diolah terlebih dahulu untuk mendapatkan cita rasa dan tampilan terbaiknya.
Salah satu hasil perkebunan yang melimpah di Desa Poteran adalah buah Semangka. Buah semangka ini banyak ditemukan di Dusun Taman, Dusun Sarotak dan Dusun Jamaleng. Pada umumnya, Buah semangka hanya dikonsumsi buahnya secara langsung tanpa diolah terlebih dahulu. Padahal semangka tersebut dapat diolah menjadi berbagai macam produk makanan yang bisa menambah nilai ekonomis.
Seringkali buah semangka yang berwarna putih, daging buahnya tidak laku untuk dijual. Padahal dalam mengelola kebun semangka membutuhkan biaya yang besar untuk proses penanaman dan perawatannya. Akibatnya, nilai ekonomis dari buah semangka menjadi menurun.
            Bagaimana memanfaatkan semangka yang tidak laku dijual tersebut? Banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan nilai ekonomis dari buah semangka. Salah satunya yaitu memanfaatkan kulit buah yang berwarna putih. Kulit putih buah semangka ini mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh manusia karena memiliki kandungan 1,8 kalori yang bermanfaat sekali untuk tubuh,serta mengandung 2 persen vitamin C dan vitamn B6. Khasiat kulit semangka juga bisa bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit,menambah daya tahan tubuh dan juga untuk kesehatan sistem saraf manusia.
            Produk olahan dari kulit semangka yang menarik dan mudah dibuat adalah permen dari kulit semangka. Cara pembuatannya sangat mudah yaitu kulit semangka berwarna putih diblender dan disaring lalu diambil airnya saja. Dari air tersebut dimasak dengan dicampur gula dan agar-agar sari gunting yang berwarna putih. Cara memasaknya seperti memasak agar-agar yaitu sampai mendidih. Setelah itu diberikan pewarna yang menarik. Setelah padat satu malam,manisan semangka tersebut dipotong kotak-kotak lalu dijemur sampai kering dan keluar gula putih disekitarnya. Proses penjemuran ini kira-kira 5-7 hari.
            Hasil ampas dari penyaringan tadi tidak langsung dibuang begitu saja,tapi bisa digunakan untuk membuat selai semangka. Caranya, kita manfaatkan daging semangka dan ampas dari hasil blender kulit semangka. Daging semangka tersebut diblender dan diambil ampasnya saja. Hasil ampas kulit dan daging tersebut dapat digunakan untuk membuat selai buah semangka.
            Pengelolaan bahan makanan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk, memperpanjang masa simpan, dan meningkatkan gizi dari hasil olahan buah semangka tersebut. Selain itu,program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan warga desa poteran untuk berinovasi membuat sebuah produk yang unik dan bisa meningkatkan perekon omian warga desa Poteran.Dengan adanya inisiatif ini, kami kelompok KKN 68 UTM 2017, mengadakan pelatihan pembuatan selai semangka dan permen kulit semangka yang bertempat di Balai Desa Poteran, Kecamatan Talango.Dan pada kesempatan kali ini, pelatihan pertama hanya dihadiri oleh Kepala-kepala dusun di Desa Poteran. Hal itu dikarenakan mungkin kurangnya koordinasi atau hal lainnya. Jadi pada pelatihan pertama di selingi juga sosialisasi tentang kesadaran masyarakat akan manfaat kulit semangka dan daging buahnya sekaligus diskusi dan sharing- sharing dengan Kepala Dusun. Sedangkan untuk pelatihan kedua dari produk semangka ini, mulai mendapat perhatian dari warga. Artinya mulai banyak warga yang ikut berpartisipasi dalam pelatihan pembuatan produk olahan semangka ini
Berikut adalah foto- foto dokumentasi pelatihan pembuatan selai semangka dan permen kulit semangka






            

            
 
            
             

             

             

             

0 komentar:

Posting Komentar